Dari Balik Setir, Junaidi Kejar Cita-cita Jadi Advokat

ROKAN HULU, Inforohul.com — Di balik pekerjaannya sebagai seorang driver, Junaidi Dea Mukti menyimpan cita-cita besar untuk menjadi seorang advokat yang dapat membantu masyarakat di bidang hukum.

Junaidi saat ini tercatat sebagai mahasiswa Universitas Terbuka jurusan Hukum. Di tengah kesibukannya bekerja, ia tetap berusaha menyelesaikan pendidikan demi mewujudkan impiannya berkarier di dunia hukum.

Selain menjadi driver seorang dokter rumah sakit di Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu, Junaidi juga menjalankan aktivitas sebagai paralegal di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bintang Keadilan Masyarakat yang berkantor di Jakarta Pusat.

Peran tersebut menjadi bagian dari pengalaman Junaidi dalam mengenal lebih dekat persoalan hukum dan pelayanan bantuan hukum kepada masyarakat.

Kemandirian menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Junaidi. Ia memilih tetap bekerja sambil menjalani pendidikan hukum untuk mengejar cita-cita yang telah dibangunnya.

Junaidi direncanakan akan mengikuti wisuda pada September 2026. Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, ia berharap dapat melanjutkan langkah menuju profesi advokat.

Baginya, pendidikan hukum bukan hanya mengenai gelar akademik, tetapi juga menjadi bekal untuk memahami peraturan perundang-undangan dan membantu masyarakat yang membutuhkan pemahaman maupun pendampingan hukum.

Dukungan Sahabat Sejak Kecil

Perjalanan Junaidi mendapat dukungan dari sahabat dekatnya sejak kecil, Tompi Liunir.

Tompi mengaku mendukung penuh cita-cita sahabatnya tersebut untuk menjadi seorang advokat.

Menurutnya, perjuangan Junaidi menjalani pekerjaan sekaligus pendidikan patut diapresiasi. Tidak semua orang mampu membagi waktu antara pekerjaan, pendidikan, dan aktivitas lainnya.

Cita-cita menjadi advokat pun diharapkan tidak berhenti sebatas impian. Dengan pendidikan dan pengalaman yang terus dibangun, Junaidi diharapkan dapat mewujudkan keinginannya sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dari balik setir kendaraan hingga mengejar dunia hukum, perjalanan Junaidi menjadi gambaran bahwa cita-cita dapat diperjuangkan dari berbagai jalan.

Hari ini mungkin memegang setir, tetapi siapa tahu suatu hari nanti memegang berkas perkara dan berdiri di ruang sidang sebagai advokat.***(SPA)

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *