Rokan Hulu, Inforohul.com – Ketua Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai, Irwansyah, bersama seluruh masyarakat Adat Melayu Riau menyampaikan pernyataan sikap tegas terkait kondisi yang terjadi di wilayah Rantau Kasai.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin, 30 Maret 2026 di Lembaga Kerapatan Adat Melayu Rantau Kasai, sebagai bentuk respon atas dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
Irwansyah menegaskan, apabila terdapat anak kemenakan Luhak Tambusai yang dijemput secara paksa atau diculik, maka seluruh Datuk-datuk dan anak kemenakan Luhak Tambusai akan bersatu untuk menjemput kembali.
“Ini adalah komitmen kami dalam menjaga marwah, kehormatan, dan keselamatan masyarakat adat,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa masyarakat Rantau Kasai bukanlah pihak yang tamak ataupun ingin menguasai seluruh wilayah. Pihaknya terbuka untuk berbagi dengan sesama Luhak Tambusai, namun dengan syarat tegas agar tidak ada pihak yang mengambil atau merebut lahan yang telah dikuasai oleh anak kemenakan Rantau Kasai.
“Jika ingin mendapatkan lahan, silakan, namun tetap menghormati hak yang sudah ada,” ujarnya.
Selain itu, Irwansyah mengingatkan kepada oknum-oknum yang mencoba memecah belah persatuan anak kemenakan Luhak Tambusai, khususnya antara lembaga adat dan keluarga di Rantau Kasai.
Menurutnya, segala bentuk upaya adu domba akan dilawan oleh masyarakat adat.
“Kami akan tetap bertahan jika hak kami dirampas,” tambahnya.
Dalam pernyataan tersebut, masyarakat adat juga menegaskan penolakan terhadap segala bentuk kriminalisasi terhadap masyarakat adat.
Di akhir, Irwansyah bersama masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI dan Polri yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama proses perjuangan berlangsung.***(SPA)













