Prihatin Anak Dijadikan Manusia Silver, Andi Sidomulyo Berikan Pendidikan Gratis

UJUNG BATU, 24 September 2026 — Keprihatinan terhadap keberadaan anak-anak di bawah umur yang diduga dilibatkan dalam aktivitas mengemis sebagai manusia silver mendorong Andi Sidomulyo melakukan pencarian selama beberapa hari di wilayah Ujung Batu, Rokan Hulu.

Setelah sekitar tiga hari mencari informasi, Andi akhirnya menemukan anak-anak tersebut bersama kedua orang tuanya di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Ujung Batu.

Dalam pertemuan tersebut, Andi mengajak kedua orang tua anak untuk berdiskusi dan memberikan pemahaman mengenai pentingnya melindungi anak dari aktivitas mengemis maupun pekerjaan yang dapat mengganggu tumbuh kembang dan pendidikan mereka.

Orang tua mengaku memiliki keterbatasan biaya untuk menyekolahkan anak-anak mereka. Mendengar kondisi tersebut, Andi kemudian menawarkan solusi dengan memberikan kesempatan kepada salah seorang anak untuk mendapatkan pendidikan secara gratis.

Setelah melalui pembicaraan dan mendapat persetujuan dari orang tuanya, anak tersebut kemudian dibawa Andi untuk dipersiapkan mengikuti pendidikan di Pondok Pesantren Modern Sa’ad bin Abi Waqqas (PESWA).

Andi menyatakan akan menanggung biaya pendidikan anak tersebut selama berada di pesantren.

“Saya tidak ingin hanya menemukan dan menegur. Kalau persoalannya karena tidak mampu menyekolahkan anak, InsyaAllah kita cari jalan keluarnya. Anak ini harus mendapatkan kesempatan untuk belajar dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Andi.

Menurut Andi, persoalan anak yang turun ke jalan tidak cukup hanya dilihat dari sisi ketertiban umum. Di baliknya terdapat persoalan ekonomi dan pendidikan keluarga yang juga perlu mendapat perhatian.

Ia berharap masyarakat tidak hanya memberikan uang ketika melihat anak-anak mengemis di jalan, tetapi juga ikut memperhatikan keselamatan dan masa depan mereka.

“Jangan kita diam, apalagi membiarkan anak-anak di bawah umur menjadi manusia silver dan akhirnya terbiasa menjadi pengemis. Mereka adalah anak-anak kita juga. Mereka berhak mendapatkan pendidikan, perlindungan dan masa depan yang lebih baik,” pesan Andi.

Andi juga mengajak pemerintah, masyarakat, lembaga sosial, dan seluruh elemen terkait untuk bersama-sama mencegah anak-anak turun ke jalan sekaligus membantu keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi.

“Kalau ada anak-anak seperti ini, jangan hanya viral. Mari kita hadir, kita selamatkan, kita sekolahkan dan kita berikan mereka kesempatan untuk mengubah masa depannya,” tutup Andi.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *