Germas PPA Kecam Tindakan Oknum Sekdes Tambusai Utara Yang Mengamuk, Korban Anak dibawah Umur

Rokan Hulu, Inforohul.com – Seorang oknum Sekretaris Desa (Sekdes) Tambusai Utara berinisial AM diduga bersikap arogan dan mengamuk hingga menyebabkan seorang anak perempuan umur 8  tahun mengalami luka di bagian kepala dan sempat pingsan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 15 Maret 2026 sekitar pukul 13.30 WIB, saat akan dimulainya acara pembagian alokasi hasil Tanah Ulayat Adat Melayu Rantau Kasai yang digelar di Balai Adat Melayu Rantau Kasai, Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu.

Meja Dibanting Hingga Mengenai Kepala Anak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika suasana menjelang dimulainya acara pembagian hasil tanah ulayat.

Oknum Sekdes tersebut diduga tiba-tiba emosi dan membanting sebuah meja di area kegiatan. Lemparan meja itu kemudian mengenai kepala seorang anak perempuan yang berada di sekitar lokasi acara.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala. Korban juga dilaporkan sempat pingsan akibat syok dan ketakutan, sehingga menimbulkan kepanikan di lokasi kegiatan yang dihadiri masyarakat.

Orang Tua Korban Laporkan ke Polres Rokan Hulu

Tidak terima atas kejadian tersebut, orang tua korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polres Rokan Hulu.

Laporan diterima pada Minggu, 15 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 WIB dengan Surat Tanda Terima Laporan Nomor: LP/B/95/III/SPKT/Polres Rokan Hulu/Polda Riau.

Pihak keluarga korban berharap kasus ini dapat diproses sesuai hukum yang berlaku sehingga memberikan keadilan bagi anak mereka.

Camat Tambusai Utara Beri Tanggapan

Camat Tambusai Utara Sunarji, S.Pd saat dihubungi melalui WhatsApp menyampaikan bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti kronologi peristiwa tersebut.

“Memang tidak baik perlakuan seperti itu, namun kita juga tidak tahu persis permasalahannya. Saya sudah menghubungi pihak ketua PT. RKG Pak Sariman katanya akan diselesaikan secara kekeluargaan. Kalau masalah laporan orang tua korban ke Polres nanti saya tanyakan dulu sama kepala desanya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tambusai Utara Ismar Antoni saat dihubungi DetakPatriaNews melalui WhatsApp belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

GERMAS PPA Kecam Tindakan Oknum Sekdes

Terpisah, DR HC Kyai Andi Sidomulyo, pengurus pusat Gerakan Masyarakat (GERMAS) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mengecam keras tindakan oknum Sekdes yang dinilai arogan dan tidak mencerminkan sikap aparatur pemerintah.

Menurutnya, tindakan tersebut sangat memprihatinkan karena terjadi di ruang publik dan di hadapan masyarakat, termasuk perempuan dan anak-anak.

“Sebagai seorang Sekdes yang merupakan pejabat di tingkat desa, perilaku tersebut tidak mencerminkan sikap seorang aparatur pemerintah dan sangat mencoreng martabat serta wibawa pemerintahan desa di mata masyarakat,” tegasnya.

Ia juga meminta Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra S.I.K., M.Si. untuk menindak tegas oknum tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami dari DPP GERMAS Perlindungan Perempuan dan Anak meminta agar oknum yang berlaku arogan tersebut diproses secara hukum sehingga memberikan efek jera dan tidak terulang kembali di kemudian hari,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak harus menjadi prioritas bersama, dan segala bentuk kekerasan maupun intimidasi di ruang publik tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Hingga berita ini diterbitkan, kasus tersebut masih menunggu proses lebih lanjut dari pihak kepolisian.***(SPA)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *