Momen Bersejarah, Angkatan Pertama Pesantren Saad Bin Abi Waqqash Resmi Dilepas

ROKAN HULU – Suasana haru, bangga, dan penuh khidmat menyelimuti acara Haflah Akhirussanah sekaligus kelulusan angkatan pertama Pesantren Modern Saad Bin Abi Waqqash yang digelar di Wisata Sidomulyo Stable, Sabtu (23/5/2026). Momentum bersejarah ini menjadi tonggak penting perjalanan pesantren dalam melahirkan generasi muda Islam yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi perkembangan zaman.

Acara berlangsung meriah dengan dihadiri langsung oleh Pimpinan Pondok, Dr. H.C. K. Andi Sidomulyo, didampingi seluruh jajaran pengurus, para ustaz dan ustazah, santri-santriwati, serta para wali murid yang datang dari berbagai daerah untuk menyaksikan momen penuh kebanggaan tersebut.

Berbagai penampilan terbaik ditampilkan langsung oleh para santri dan santriwati di atas panggung. Mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ceramah agama, musik rebana, hingga lantunan doa-doa yang dibawakan dengan penuh penghayatan dan percaya diri. Tidak hanya itu, penampilan pencak silat yang disiplin dan terlatih turut memukau para tamu undangan.

Suasana semakin menyentuh ketika para santri membawakan puisi dan lagu perpisahan yang membuat banyak hadirin larut dalam haru. Salah satu penampilan paling istimewa yang jarang ditemui di lembaga pendidikan lainnya adalah atraksi berkuda sambil memanah yang diperagakan langsung oleh para santri dengan penuh keberanian, ketangkasan, dan keterampilan.

Di tengah perkembangan era digital yang semakin pesat, pesantren ini juga membuktikan komitmennya dalam membekali para santri dengan kemampuan teknologi. Para santri diketahui telah mampu menguasai keterampilan editing foto, video, hingga desain grafis. Hal ini menjadi bukti bahwa pendidikan di pesantren tidak hanya berfokus pada ilmu agama dan pembentukan karakter, tetapi juga mempersiapkan generasi muda agar mampu bersaing di dunia modern.

Acara ditutup dengan suasana penuh haru saat seluruh santri dan santriwati bersalaman serta bersujud hormat kepada para guru dan orang tua sebagai bentuk bakti, penghormatan, dan rasa terima kasih atas segala doa serta perjuangan selama masa pendidikan. Momen tersebut kemudian dilanjutkan dengan makan bersama seluruh tamu dan keluarga besar pesantren.

Dalam sambutannya, Dr. H.C. K. Andi Sidomulyo menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan para santri menyelesaikan pendidikan angkatan pertama. Menurut beliau, perjalanan yang telah dilalui para santri bukanlah proses yang mudah, melainkan penuh perjuangan, ujian, pembinaan, dan pengorbanan yang panjang.

“Anak-anak yang berdiri hari ini adalah hasil dari proses pendidikan dan pembinaan yang panjang. Mereka adalah kader-kader terbaik umat yang nilainya jauh lebih berharga dari segala bentuk perhiasan dunia,” ungkap beliau penuh haru.

Kebanggaan semakin bertambah ketika diumumkan bahwa para santri ini banyak meraih prestasi.

“Subhanallah, keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga besar Pesantren Saad Bin Abi Waqqash, tetapi juga menjadi kebahagiaan seluruh umat Islam,” tambah beliau.

Dalam pesannya kepada para lulusan, beliau menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari perjuangan hidup yang sesungguhnya. Para santri diminta untuk terus melanjutkan pendidikan, menjaga akhlak, dan membawa nilai-nilai Islam di mana pun berada.

“Teruskan perjuangan dan pendidikanmu, Nak. Jangan pernah berhenti belajar. Doa kami dan doa kedua orang tua akan selalu menyertai setiap langkah kalian,” pesannya dengan penuh ketulusan.

Dengan berakhirnya Haflah Akhirussanah ini, para lulusan resmi dilepas untuk melanjutkan perjalanan menuju jenjang kehidupan berikutnya dengan membawa bekal ilmu agama, ilmu pengetahuan, akhlak mulia, serta berbagai keterampilan yang telah ditempa selama menempuh pendidikan di pesantren, demi menjadi generasi penerus yang beriman, berilmu, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *